Kupang, mediaflores.net - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, melantik, mengambil sumpah jabatan, serta mengukuhkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT, Senin (16/3/2026).
Turut hadir Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, perwakilan Forkopimda, para Asisten Sekda dan Staf Ahli, pimpinan perangkat daerah, rohaniwan, saksi, serta perwakilan ASN.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan serta upaya meningkatkan kinerja birokrasi agar pembangunan di NTT berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Gubernur juga mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta mampu menerjemahkan visi-misi pembangunan daerah melalui program-program prioritas pemerintah.
“Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama adalah jenderal lapangan dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah serta menjalankan tujuh pilar pembangunan NTT. Karena itu, saya meminta agar program-program strategis seperti penguatan ekonomi lokal melalui OVOP, pengembangan pasar produk daerah melalui NTT Mart, serta Gerakan Beli NTT didorong dan dilaksanakan secara lebih maksimal,” tegas Gubernur Melki.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja aparatur dalam mendukung pembangunan daerah, serta memperkuat komunikasi publik agar masyarakat dapat mengetahui berbagai capaian pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan serta pengukuhan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sebagai berikut:
_*Pemberhentian dan Pengangkatan :*_
1. Dr. Drs. Yusuf Lery Rupidara, M.Si – dari Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan.
2. Linus Lusi, S.Pd., M.Pd – dari Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.
3. Ir. Yohanes Oktovianus, MM – dari Kepala Dinas Peternakan menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi NTT.
4. Ruth Diana Laiskodat, S.Si., Apt., MM – dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menjadi Kepala Dinas Kesehatan.
5. Henderina Sintiche Laiskodat, SP., M.Si – dari Kepala Badan Pengembangan SDM Daerah menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat.
6. Alexon Lumba, SH., M.Hum – dari Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah.
7. Dr. Alfonsus Theodorus, ST., MT – dari Kepala Bappelitbangda menjadi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
8. Sylvia Ratnawati Peku Djawang, SP., MM – dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP.
9. drg. Iien Adriany, M.Kes – dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB.
10. Drs. Kanisius H. M. Mau, M.Si – dari Kepala Dinas Sosial menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah.
11. Noldy Hosea Pellokila, S.Sos., MM – dari Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi Kepala Badan Kesbangpol.
12. Yosef Rasi, S.Sos., M.Si – dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
13. Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si – dari Kepala Biro Pemerintahan menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
14. Frederik Christian Purwanto Koenunu, ST., MH – dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
15. Sulastri H. I. Rasyid, S.Pi., M.Si – dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
16. Prisila Q. Parera, SE – dari Kepala Biro Administrasi Pimpinan menjadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
17. Viktorius Manek, M.Si – dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menjadi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral.
18. Drs. Ady E. Mandala, M.Si – dari Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
19. Rosye Maria Hedwine, ST., M.Si – dari Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral menjadi Kepala Dinas Sosial.
20. Mahadin Sibarani, ST – dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Pelaksana BPBD.
21. Drs. Alexander Berthianus Koroh, MPM – dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
22. Djoese Selestino Martins Naibuti, S.Pt., M.Si – dari Kepala Biro Organisasi menjadi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
23. Adelino Da Cruz Soares, A.KS., M.PSSp – dari Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa menjadi Kepala Biro Organisasi.
_*Pengukuhan :*_
1. Dr. Drs. Zet Libing, M.Si – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
2. Ir. Maksi Yaen Erich Nenabu, MT – Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah.
3. Ambrosius Kodo, S.Sos – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
4. Drs. Petrus Seran Tahuk – Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Pemerintahan.
5. Benyamin Nahak, ST, MT – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
6. Joaz Bily Oemboe Wanda, SP – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
7. Drs. Benhard Menoh, MT – Kepala Badan Keuangan Daerah.
8. Alfonsius Watu Raka, SE, MM – Sekretaris DPRD Provinsi NTT.
9. Drs. Yohan A. Bunmo Loban, M.Si – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
10. Agustinus R. Sigasare, ST – Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT.
11. Selfi Handrayani Nange, S.Sos., M.Si., M.Pub.Pol – Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan.
12. dr. Stefanus Dhe Soka – Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang.
Pelantikan dan pengukuhan ini diharapkan semakin memperkuat kinerja birokrasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat//MF//
